حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ الْبَزَّازُ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا يُونُسُ وَمَنْصُورٌ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَمُرَةَ قَالَ قَالَ لِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ سَمُرَةَ لَا تَسْأَلْ الْإِمَارَةَ فَإِنَّكَ إِذَا أُعْطِيتَهَا عَنْ مَسْأَلَةٍ وُكِلْتَ فِيهَا إِلَى نَفْسِكَ وَإِنْ أُعْطِيتَهَا عَنْ غَيْرِ مَسْأَلَةٍ أُعِنْتَ عَلَيْهَا
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ash Shabbah Al Bazzaz, telah menceritakan kepada kami Husyaim, telah mengabarkan kepada kami Yunus dan Manshur dari Al Hasan dari Abdurrahman bin Samurah, ia berkata, Nabi ﷺ berkata kepadaku, “Wahai Abdurrahman, janganlah engkau meminta kepemimpinan, sesungguhnya apabila engkau diberi kepemimpinan karena memintanya maka engkau diserahi kepemimpinan itu (sepenuhnya) kepada dirimu, dan apabila engkau diberinya bukan karena meminta maka engkau akan diberi pertolongan.”
Ciri-Ciri Pemimpin yang Amanah Menurut Hadits
Hadits pemimpin yang amanah mengajarkan bahwa seorang pemimpin:
-
Bersikap jujur dalam menyampaikan informasi.
-
Bertindak adil, bukan berpihak pada kepentingan pribadi.
-
Menjaga kepercayaan, karena kepemimpinan bukan hak, tapi amanah.
-
Bekerja nyata, bukan sekadar memberi perintah.
Seorang pemimpin sejati tidak menyalahkan bawahan. Ia turun langsung, mengambil tanggung jawab, dan menyelesaikan masalah.
Relevansi Hadits Pemimpin yang Amanah dalam Kehidupan Modern
Hadits pemimpin yang amanah tetap relevan dalam konteks kepemimpinan masa kini. Baik dalam dunia politik, bisnis, pendidikan, maupun organisasi, nilai-nilai amanah dan tanggung jawab sangat penting untuk menciptakan keadilan, kepercayaan, dan kemajuan. Akan membawa dampak positif tidak hanya bagi organisasi yang dipimpinnya, tetapi juga bagi masyarakat secara luas.