عَنْ أَبِي مَالِكٍ الأَشْعَرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ
“الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَا”
(رواه مسلم)
Artinya:
Dari Abu Malik Al-Asy’ari, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:
“Kebersihan itu adalah separuh dari iman.”(HR. Muslim)
Islam menekankan kebersihan lahir dan batin. Kebersihan lahir mencakup kebersihan tubuh, pakaian, makanan, minuman, dan lingkungan sekitar.
lass=”yoast-text-mark” />>Kebersihan batin adalah membersihkan hati dari sifat iri, dengki, sombong, dan akhlak tercela lainnya.
>Kebersihan lahir menjadi syarat sah ibadah, seperti wudhu dan mandi wajib. Sedangkan kebersihan batin menjadi syarat diterimanya amal ibadah di sisi Allah ﷻ.
Relevansi Hadis Menjaga Kebersihan dengan Kehidupan Sehari-hari
Hadis ini mengajarkan bahwa seorang muslim harus senantiasa:
Menjaga kebersihan diri dan pakaian.
Memelihara kebersihan rumah dan lingkungan.
Menjaga kesehatan dengan hidup bersih.
Menghindari perbuatan yang dapat menimbulkan penyakit atau merusak lingkungan.
Dengan demikian, hadis ini tidak hanya relevan untuk ibadah, tetapi juga untuk kesehatan jasmani dan ketertiban sosial.